Masa Kejayaan Prabu Angling Dharma

masa kejayaan
Meskipun Angling Dharma telah berubah menjadi belibis putih, dia sebetulnya bisa berubah ke wujud aslinya pada malam hari saja. Tapi Angling Dharma merahasiakan hal itu kepada siapapun kecuali Ambarawati.
Setiap malam ia menjumpai Ambarawati dalam sosok manusianya sehingga mereka berdua saling menaruh hati. Akhirnya angling dharma dan ambarwati menikah tanpa sepengetahuan ke dua orang tua Ambarawati. Dari pernikahan itu Ambarawati pun mengandung.
Darmawangsa merasa  bingung karena tiba-tiba putrinya mengandung. dengan kedatangan pertapa sakti bernama Resi Yogiswara. dia sanggup menemukan ayah dari janin yang dikandung Ambarawati.Resi merasa curiga karena adanya seekor belibis putih yang mempunyai  kalung yang sama seperti kalung milik Angling Dharma.
Kemudian Resi Yogiswara menikam belibis putih peliharaan Ambarawati. Usai bertarung  belibis putih kembali ke wujud aslinya yaitu Angling Dharma, sedangkan Yogiswara kembali menjadi Batikmadrim. Kedatangan Batikmadrim tujuan sebenarnya adalah untuk menjemput Angling Dharma yang sudah habis hukumannya.
Kini Raja Darmawangsa menerima angling dharma sebagai mantunya  dan raja Darmawangsa membuat acara pernikahan besar untuk menyambut kedatangan Angling Dharma. Angling Dharma kemudian memboyong Ambarawati ke Malawapati.
Dari pernikahan itu, akhirnya ambarwati melahirkan anak yang bernama Anglingkusuma. Angling Kusuma akan menjadi generasi penerus raja di kerajaan Bojanagara. tapi, selama Angling Kusuma memimpin, angling kusuma memiliki musuh yang  bernama Durgandini dan Sudawirat yang ingin melengserkan kerajaan Bojanagara.
sesudah kembalinya Angling Dharma ke Malawapati, kerajaan kerajaan itu menjadi berjaya dan mampu membuat  putranya memerangi musuh-musuhnya. dan sampai akhirnya mereka berhasil mengalahkan musuh-musuhnya. Akibat hal itu kini sudawirat sadar dan berjanji untuk mengabdi selamanya kepada Kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Angling Dharma. sedangkan Durgandini bersedia berbakti setia pada kerajaan Bojanagara.

Related Posts:

0 Response to " "

Posting Komentar